Sejarah Pramuka

Pengertian Pramuka

Pramuka adalah organisasi atau gerakan kepanduan yang menjadi wadah proses pendidikan kepramukaan yang dilaksanakan di Indonesia. Di dalam dunia internasional, Pramuka disebut dengan istrilah Kepanduan (Boy Scout).
Pramuka sendiri merupakan sebutan bagi para anggota gerakan pramuka yang meliputi pramuka siaga, penggalang, penega dan pandega.
Sedangkang kelompok anggota pramuka lainnya yaitu pembina pramuka, andalana, pelatih, pamong saka, staf kwartir dan majelis pembimbing. Untuk mejadi seorang pramuka pun harus dilantik menjadi anggota dengan mengucapkan janji (satya) pramuka terlebih dahulu.
Dengan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan sebagai berikut :
  • Kepramukaan adalah sebuah sistem pendidikan
  • Gerakan pramuka adalah organisasi yang melaksanakan sistem tersebut (kepramukaan)
  • Pramuka adalah anggota dari gerakan pramuka
Tujuan Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka sebagai penyelenggara pendidikan kepanduan yang merupakan bagian pendidikan nasional. Dengan tujuan untuk membina kaum muda dalam mencapai potensi spiritual, sosial, intelektuan dan fisik. Gerakan Pramuka terwujud dalam :
  • Membentuk kepribadian dan akhlak mulia kaum muda
  • Menanamkan semangan kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara bagi kaum muda
  • Meningkatkan keterampilan kaum muda, agar siap menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, patriot serta pejuang yang tangguh.
  • Menjadi calon pemimpin bangsa yang handal di masa depan


Sejarah Berdirinya Pramuka

Sejarah Pramuka baik di Indonesia maupun di dunia tidak pernah lepas dari Baden Powell selaku Bapak Pandu Sedunia, pendiri gerakan Pramuka. Bermula ketika pria ini melaksanakan perkemahan pertamanya bersama 22 anak laki-laki pada tanggal 25 Juli 1907 di Pulau Brownsea, Inggris.
Perkemahan tersebut dilakukan selama 8 hari. Dan segala sesuatu yang terjadi saat itu menjadi dampak yang besar bagi sejarah Pramuka Dunia.
Sejak kecil, Baden Powell dikenal seagai anak yang sangat cerdas, lucu dan gembira. Sehingga disukai oleh banyak orang. Bahkan ia juga pintar dalam memainkan beberapa alat musik seperti biola dan piano.
Saat dewasa Baden Powell bergabung dengan Militer Inggris yang memberikan pengalaman sebagai seorang tentara. Sikap militer yang melekat pada dirinya yaitu tegas, disiplin dan terampil inilah yang menjadi ciri khas gerakan Pramuka.
Pengalaman-pengalaman yang dialami olehnya, kemudian ditulis dalam buku yang menjadi asal mula munculnya sejarah Pramuka di dunia.


Sejarah Pramuka Di Dunia

Sejarah Pramuka di dunia dimulai ketika Baden Powell mencatat pengalamannya dalam buku Scouting for Boys tahun 1908. Buku itu sengaja dibuat sebagai panduan dalam acara perkemahan yang dirintisnya.
Tidak hanya di Inggris, buku ini juga laris di negara-negara lain. Sehingga organisasi-organisasi Pramuka bermunculan yang ditujukan kepada anak laki-laki saja. Pada tahun 1912, bersama Agnes yang merupakan adik perempuan Baden Powell mendirikan organisasi Pramua untuk wanita dengan nama Girl Guides.

Pada tahun 1916, didirikan organisasi Pramuka untuk usia siaga. Organisasi tersebut dinamai CUB (anak serigala). Kemudian tahun 1918, didirikannya Rover Scout yang merupakan kelompok untuk remaja berusia 17 tahun.

Dan tahun 1922, Baden Powell kembali mempublikasikan buku Rouvering to Success (Mengembara Menuju Bahagia). Dimana buku tersebut bercerita tentang seorang pemuda yang sesegera mungkin mengayuh perahu sampannya menuju pantai bahagia.
Tanggal 30 Juli sampai 8 Agustus 1920 di Olympis Hall, London, sejumlah 800 orang partisipan Pramuka melakukan jambore dunia untuk pertama kalinya. Jambore ini diikuti oleh 34 negara. Dan dalam acara tersebut, Baden Powell dinobatkan sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).
Dan di tahun yang sama dibentuk pula Dewan Internasional organisasi Pramuka yang beranggotakan 9 orang. Dimana Kota London merupakan kantor kesekrariatan Pramuka sedunia. Yang kemudian dipindahkan ke Ottawa, Kanada tahun 1958 dan berpindah lagi ke Geneva, Swiss tahun 1968.


Sejarah Pramuka Di Indonesia

Sejarah Pramuka di Indonesia dimulai dengan pasang surut dalam aktivitas organisasi. Dimana pada saat itu Indonesia masih berada dalam masa penjajahan.
Sehingga Indonesia dikenal dengan tiga masa Pramuka. Yaitu Gerakan Pramuka pada Masa Penjajagan Belanda, Gerakan Pramuka pada Masa Penjajagan Jepang dan Gerakan Indonesia setelah Indonesia Merdeka.

A. Sejarah Pramuka Indonesia Masa Penjajahan Belanda
Gerakan kepramukaan ini dibawa oleh Belanda ke Indonesia pada masa kolonial. Didirikan oleh Belanda dengan nama Nederland Indische Padvinders Vereeniging atau NIPV. Dalam bahasa Indonesia dikenal denngan Persatuan Pandu-pandu Hindia Belanda.

Beberapa tokoh menganggap organisasi ini bisa membentuk karakter masyarakat yang saat itu masih dijajah. Sehingga beberapa organisasi lain juga didirikan.
Kemudian setelah Sumpah Pemuda, kesadaran masyarakat Indonesia semakin meningkat. Hingga beberapa organisasi kepanduan bergabung. Pada tahun1930 terbentuk Pandu Pemuda Sumatera (PPS). Tahun 1931 terbentuk Persatuan Antar Pandu Indonesia.
Kemudian tahun 1936 berubah nama menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI). BPPKI melakukan kegiatan PERKINO (Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem). Perkemahan inilah yang menjadi cikal bakal pelaksanaan kegiatan Jambore hingga sekarang.

B. Sejarah Pramuka Indonesia Masa Penjajahan Jepang
Pada masa penjajahan Jepang, gerakan Pramuka terus bertahan. Namun, ketika masa Perang Dunia ke-2, tentara Jepang melakukan penyerangan kepada Belanda. Sehingga banyak tokoh kepanduan Indonesia yang ditarik masuk Keibondan, PETA dan Seinendan. Yang merupakan organisasi bentukan Jepang yang dgunakan untuk mendukung tentara Jepang.

Bahkan Jepang juga melarang berdirinya partai dan organisasi rakyat Indonesia. Tidak hanya itu, Jepang menganggap gerakan kepanduan merupakan organisasi berbahaya karena dapat meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia.

Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat kepanduan Indonesia untuk menjalankan PERKINO II dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia mengusir tentara Jepang,

C. Sejarah Pramuka Indonesia Zaman Kemerdekaan
Tidak lama setelah Indonesia Merdeka, yaitu pada tanggal 28 Desember 1945, didirikan Oraganisasi Pandu Rakyat Indonesia di Kota Solo. Organisasi ini ditetapkan sebagai wadah kepanduan dimana anggota kepanduan Indonsia bisa bernaung.
Pada tahun 1961, terdapat sekitar 100 organisasi kepanduan di Indonesia yang terbagi menjadi 3 federasi organisasi. Yaitu, Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia, Ikatan Pandu Indonesia dan Persatuan Putera Puteri Indonesia.

Kemudian pada tanggal 14 Agustus 1961 Gerakan Pramuka dikenalkan pada masyarakat Indonesia dnegan resmi. Oleh sebab itu, Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus.

Dengan sejarah Pramuka yang sudah dijelaskan tersebut, kita sebagai bagian dari Indonesia diharapkan dapat lebih menghargai organisasi kepanduan di manapun. Karena organisasi tersebut memang dapat membentuk karakter setiap orang dan memberikan pengalaman.


Mengenal Saka Kencana dan Lambangnya


Satuan Karya (Saka) Pramuka Kencana adalah lanjutan dari Materi Saka yang sebelumnya sudah kita publikasikan di situs ini seperti Saka Dirgantara, Saka Bakti Husada, Saka Wanabakti dan Saka yang lainya. Kali ini Pramuka Indonesia akan mengajak sahabat tunas kelapa se Indonesia mengenal apa Itu Saka Kencana

Pengertian Saka Kencana 
Satuan Karya Pramuka (Saka) Kencana adalah wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan

Tujuan Dibentuknya Saka Kencana
Tujuan Pembentukan Saka Wanabakti adalah untuk membina anggota Gerakan Pramuka agar dapat menjadi tenaga kader pembangunan dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan guna memantapkan pelembagaan NKKBS sebagai cara yang layak dan bertanggungjawab dari seluruh keluarga dan masyarakat Indonesia.

Krida Saka Kencana
Saka Kencana meliputi 4 (empat) krida, yaitu :
  • Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR)
  • Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK)
  • Krida Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE)
  • Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).

Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR), terdiri atas 4 (empat) SKK:
  • SKK Pelayanan KB
  • SKK Masalah Kesehatan Reproduksi
  • SKK Kelangsungan hidup Ibu, Bayi dan Anak Balita
  • SKK Kesehatan Reproduksi Remaja.

Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK), terdiri atas 3 (tiga) SKK :
  • SKK Bina Keluarga
  • SKK Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS)
  • SKK Bina Lingkungan Keluarga.

Krida Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE), mempunyai 5 (lima) SKK :
  • SKK KIE Individu
  • SKK KIE Kelompok
  • SKK KIE Media Luar Ruang
  • SKK KIE melalui Media Cetak
  • SKK Advokasi.

Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM), mempunyai 2 (dua) SKK :
  • SKK Bina Institusi Masyarakat Pedesaan
  • SKK Pendataan dan Pemetaan Keluarga.

Keanggotaan di Saka Kencana
  • Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
  • Pamong Saka, Instruktur Saka, Pimpinan Saka dan Mabi Saka
  • Pemuda calon anggota Gerakan Pramuka yang berusia 16-25 tahun.

Lambang Saka Kencana 
 
Lambang Saka Kencana

Apa Itu Peta Pita dan Kegunaanya

Apa Itu Peta Pita? Kali ini admin akan membahas Materi Pramuka Seputar Pengertian Peta Peta, Kegunaan dari Peta Pita dan bagaimana cara membuat peta pita yang baik dan benar, sebelum itu pastikan sobat sudah memahami dulu materi pramuka sebelumnya tentang Kompas dan Arah Mata Angin sebelum membaca artikel ini.

Pengertian Peta Pita
  • Peta pita adalah gambaran keadaan daerah/wilayah yang dilewati dalam suatu perjalanan/penjelajahan  yang digambar pada gulungan kertas berbentuk pita. 
  • Peta pita & Peta perjalanan merupakan materi latihan kepramukaan yang sangat penting untuk mengembangkan rasa cinta alam & penguasaan lingkungan, penerapan pengetahuan tentang peta (skala, jarak, tanda-tanda alam, arah & sudut kompas, dsb), serta ketrampilan  bekerja secara kelompok dengan teliti, kompak  dan kebersamaan
  • Disebut peta pita karena kertas yang akan digambar/digarap, digulung seperti pita mesin tik (lihat gambar dibawah).
Kegunaan Peta Pita
Kegunaan peta pita sangat erat hubungannya dengan tujuan dibuatnya peta pita itu sendiri. Tujuan  pembuatan peta pita antara lain :
  • Sebagai pedoman/petunjuk perjalanan, Apabila akan menuju ke suatu tempat melintasi daerah yang belum dikenal ada kemungkinan akan tersesat. Kalau hal ini terjadi maka dengan bantuan peta pita yang dibuat dengan mudah kembali menuju posisi semula. Dalam hal ini peta pita digunakan terbalik (berlawanan arah dengan proses pembuatannya). 
  • Sebagai dokumentasi perjalanan, Apabila suatu saat akan mengulangi kembali perjalanan melalui daerah yang sama dengan bantuan peta pita hal ini dengan mudah dilakukan. 
  • Sebagai pedoman membuat peta wilayah, Dengan berpedoman peta pita dengan mudah dapat membuat peta daerah/wilayah tertentu. Tinggal penyesuaian dengan skala yangndiperlukan.
Perlengkapan Membuat Peta Pita
  • Kertas berupa gulungan.
  • Pensil, penggaris panjang/segitiga, karet penghapus, busur derajat.
  • Kompas dan jam tangan
  • Tali (sebagai pengukur jarak), biasanya untuk jarak dekat. Untuk jarak jauh biasanya menggunakan langkah.
  • Alas dari triplek/alat khusus pembuatan peta pita

Sejarah dan Kiasan Lambang Pramuka Tunas Kelapa

Anggota Pramuka sudah sepantanya mengetahui, mengerti dan dapat memaknai arti dari lambang tunas kelapa yang merupakan lambang dari pramuka. Mengingat pentingya sebuah lambang atau logo bagi semangat juan setiap organisasi dan kesatuan, di dalam pramuka perhatian ini dimasukan pada butir butir penyelesaian Syarat Kecakapan Umum mulai dari tinggat penggalang maupun pramuka penegak pandega dimana seorang pramuka mengetahui lambang tunas kelapa dan memahami artinya.

PramukaIndonesia.com pada kesempatan kali ini akan memberikan informasi referensi dari Lambang Pramuka Tunas Kelapa dan Artinya.


Sebagaimana ditetapkan dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka pasal 48 dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka Bab VII Pasal 120, lambang Gerakan Pramuka adalah tunas kelapa. Penjabaran tentang Lambang ini ditetapkan dalam SK Kwarnas Nomor 06/KN/72 tentang Lambang Gerakan Pramuka.

Pencipta lambang ini adalah Kak Sunardjo Atmodipuro, seorang Andalan Nasional dan Pembina Pramuka yang juga pegawai di Departemen Pertanian. Kak Soenardjo Atmodipoero sendiri lahir pada tanggal 29 Pebruari 1909 di Blora dan meninggal pada tanggal 31 Mei 1979.

Pertama kali lambang ciptaan Kak Sunardjo Atmodipuro ini dipergunakan sebagai lambang Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961 saat Presiden Republik Indonesia menganugerahkan Panji Kepramukaan kepada Gerakan Pramuka

Pengetahuan terkait lambang Gerakan Pramuka juga menjadi salah satu materi dalam SKU yaitu mulai SKU Siaga Mula, SKU Siaga Bantu, Siaga Tata (masing-masing pada syarat nomor 6), serta SKU Penggalang Ramu (syarat no. 14).

Arti Makna Lambang Gerakan Pramuka

Tunas Kelapa dipilih sebagai lambang Gerakan Pramuka dengan mempertimbangkan makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Arti filosofi tersebut yaitu:
  • Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal. Istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa setiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia. 
  • Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia. 
  • Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dengan keadaan sekelilingnya. Jadi lambang tersebut mengkiaskan bahwa setiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimana pun juga. 
  • Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang tersebut mengkiaskan bahwa setiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus yakni mulia, jujur dan tetap tegak tidak mudah diombang–ambingkan sesuatu. 
  • Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang tersebut mengkiaskan tekad dan keyakinan setiap Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan landasan yang baik, benar, kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya. 
  • Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa setiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia
Demikianlah Sejarah dan Kiasan Lambang Pramuka Tunas Kelapa, semoga bermanfaat bagi sahabat tunas kelapa semua. Salam Pramuka

Susunan dan Tata Cara Upacara Api Unggun

"Kami Tidak Menyembah Api, Tapi Api adalah Simbol Semangat Kami" kata kata yang tidak asing bagi seorang pramuka dalam Upacara Api Unggun. 

Upacara Api Unggu sendiri hampir selalu dilaksanakan pada perkemahan pramuka, api unggun yang berfungsi sebagai alat penerangan, tempat menghangatkan badan serta menjadi simbol alam agar hewan liar tidak berani mendekat ketika perkemahan diselenggarakan di tengah hutan. Api Unggun juga sebagai salah satu media penyemangat di kegiatan kepramukaan, kerap penampilan seni budaya pramuka juga diselipkan dalam susunan acara api unggun.

Susunan dan Tata Cara Upacara Api Unggun yang hari ini kita share diambil dari situs http://gerakanpramukaambalanleadership.blogspot.co.id, sebagai tambahan referensi yang mungkin akan bermanfaat bagi sahabat tunas kelapa di seluruh penjuru nusantara.


Susunan dan Tata Cara Upacara Api Unggun
  1. pembawa acara pramuka putra & putri " Assalamu alaikum wr.wb, salam sejahtera bagi kita semua dan salam Pramuka"
  2. pembawa acara putra " dimalam yang hening dan sunyi, kita berkumpul membentuk lingkarang'
  3. pembawa acara putri " mempererat rasa persaudaraan, agar rasa kasih sayang yang ada tetap terpatri di hati"
  4. pembawa acara putra " kita sering kehilangan arah, agar kita tak tertusuk panah, maka perlu pemimpin upacara "
  5. pemimpin upacara memasuki arena unggun api.
  6. Pembawa acara putri " kapal sudah terhambat di dermaga makna, lalu kita  lempar sauh agar mudah tuk berlabuh "
  7. pembawa acara putra "kami taakan bisa hidup sendiri, kami bisa berbuat untuk gerakan pramuka , taakan sempurna bila kami tak dibantu oleh kakak pembina "
  8. pembawa acara putri " jemputlah kakak yang telah banyak membantu kita, untuk hadir ditengah - tengah kita, agar kita tenang dalam melakukan kegiatan "
  9. pemimpin upacara " pemimpin upacara memjemput kakak pembina, kakak pembina menempatkan diri di tempat yang telah ditentukan."
  10. pembawa acara putra " malam ini kita berkumpul untuk melaksanakan upacara unggun api."
  11. pembawa acara putri " yang diawali dengan penghormatan kepada kakak pembina selaku sesepuh upacara oleh pemimpin upacara."
  12. pemimpin upacara " memimpin penghormatan kepada sesepuh upacara dan laporan pemimpin upacara."
  13. pembawa acara putra " kita terkadang hanya bisa mengucapkan,namun sering kita tak hayati."
  14. pembawa acara putri"apalagi mengamalkan nilai-nilai yang ada dalam dasa  darma, cobalah renungkan.
  15. pembawa acara putra"bagaimana bisa kita menjadi panutan, sedangkan kita sendiri tak pernah berbuat."
  16. pembawa acara putri" kita masuk acara pokok unggun api ini, dengan penyalaan obor utama, yang diikuti dengan api-api DASA DARMA.
  17. petugas pembakaran unggun api memasuki arena di tempat yang telah ditentukan.
  18. pembawa acara putra" pembakaran api unggun diawali oleh sesepuh upacara."
  19. pembawa acara putri"dan dilanjutkan dengan pengucapan moto Gerakan Pramuka." 
PROSESI PEMBAKARAN API UNGGUN
  1. pembawa acara putra" api-api Dasa Darma guguhlah hati kami , agar kami dapat menghayati dan mengamalkan nilai luhur Dasa Darma."
  2. pembawa acara putri" berilah kami semangat seperti kobaran Dasa Darma."
  3. pembawa acara putra" api semangat akan membakar, gairah mudamu yang meggebu, tonggak telah terpancang, lanjutkan perjuangan."
  4. pembawa acara putri"tanpa mengenal putus asa, kita akan mengatur langkah, membuka kata tanpa makna, tuk taklukan dunia fana."
  5. pembawa acara putra" kakak jangan tinggalkan kami, karena kami bukan lah apa2, banyak yang harus kami lakukan, tapi tanpa bimbingan mu tak ada yang dapat kami perbuat."
  6. pembawa acara putri"kakak.... kami masih butuh petuahmu yang dapat menggugah kami untuk berbuat, untukitu marilah kita dengarkan amanat sesepuh upacara.
  7. sesepuh upacara : amanat
  8. pembawa acara putra" di kala suka terkadang kami lupa, di kala kami berduka selalu menyebut nama-MU."
  9. pembawa acara putri" Tuhan bimbinglah kami agar tetap dijalanmu, untuk itu marilah kita panjatkan doa."
  10. sesepuh upacara : memimpin pembacaan doa.
  11. pembawa acara putra" ada pertemuan ada perpisahan, ada awal ada akhirnya."
  12. pembawa acara putri"tapi kami ingin akhir dari acara unggun api ini, bukan akhir dari pengabdian kami pada Gerakan Pramuka."
  13. pembawa acara putra"kita telah melaksanakan acara unggun api, dan untuk menandai berakhirnya acara ini, kita dengarkan laporan pemimpin upacara."
  14. pemimpin upacara: memasuki arena upacara, laporan dan penghormatan kepada sesepuh upacara."
  15. pembawa acara putri" kakak sesepuh upacara dapat meninggalkan arena unggun api namun kami masih mengharapkan kehadiran kakak untuk tetap dalam lingkaran persaudaraan, walaupun acara pokok  telah selesai."
  16. pembawa acara putra &putri" acara penyalaan api unggun telah selesai. semoga Tuhan yang Maha Esa memberikan limpahan taufik dan Hidayah kepada kita semua. Amin ya Rabbal Alamin,
  17. wassalamu Alaikum w.b , salam sejahtera bagi kita semua dan salam Pramuka."
  18. pemimpin upacara mengistirahatkan peserta upacara.
  19. acara dilanjutkan dengan pentas seni masing2 umpi. 
Semoga tulisan ini bermanfaat, jangan lupa untuk dibagikan kepada sahabat pramuka lainya..